Jangan Pergi Ramadhanku

Indra. A
By -
0

Matapubliknusantara.Com, Limapuluh Kota, Menjelang akhir Ramadhan, perasaan campur aduk sering menyelimuti hati. Ada kebahagiaan karena akan menyambut Idul Fitri, tapi juga ada kesedihan karena bulan penuh rahmat ini akan segera berlalu. Akankah kita akan dipertemukan lagi dengan bulan Ramadhan di tahun mendatang. Sabtu 29/3/2025.


 Ataukah Ramadhan tahun ini merupakan Ramadhan terakhir yang kita dapati? Karenanya di detik-detik hari terakhir Ramadhab ini, marilah kita bermuhasabah diri apa yang telah kita perbuat selama Ramadhan ini.


Apakah ibadah kita di bulan Ramadhan tahun ini jauh lebih baik baik secara kuantitas maupun kualitas? Ataukah malah sebaliknya.


Ada beberapa momen Terbaik untuk Memperbanyak Ibadah


Di hari-hari terakhir Ramadhan, terutama di sepuluh malam terakhir, banyak orang berusaha meningkatkan ibadah mereka. Mengingat bisa jadi ini adalah Ramadhan terakhir yang kita jalani, setiap detik terasa begitu berharga. Di penghujung Ramadhan ini, banyak hal yang bisa kita lakukan :


Memperbanyak doa – Memohon ampunan, keberkahan hidup, dan diterimanya semua amal ibadah.

I’tikaf – Berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah.

Memperbanyak sedekah – Mengakhiri Ramadhan dengan kebaikan dan kepedulian kepada sesama.

Menyempurnakan bacaan Al-Qur’an – Bagi yang punya target khatam, ini saatnya menyelesaikan bacaan dengan penuh penghayatan.


Muhasabah : Mengintrospeksi Diri

Menjelang akhir Ramadhan, saatnya merenungkan perjalanan spiritual selama sebulan penuh. Apakah ibadah kita sudah maksimal? Apakah ada kebiasaan baik yang bisa kita pertahankan setelah Ramadhan berlalu? Di penghujung Ramadhan ini, momen muhasabah (introspeksi diri) sangat penting untuk mengevaluasi sejauh mana kita telah memanfaatkan waktu, meningkatkan ketakwaan, dan memperbaiki diri.


Sejauh mana aku menahan amarah, hasad, dan ucapan sia-sia? Apakah puasaku hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, atau juga menjaga hati dan pikiran dari hal buruk? Sudahkah aku banyak berbagi kepada yang membutuhkan? Apakah aku peduli pada tetangga, kerabat, dan orang yang kesulitan? Adakah kebiasaan buruk yang berhasil kutinggalkan? Apa saja kebaikan baru yang akan kubawa pasca-Ramadhan? Sudahkah aku memohon ampunan (maghfirah) dan pembebasan dari api neraka? Apakah aku siap menjaga konsistensi ibadah di bulan-bulan berikutnya?


Berharap Allah Menerima Amalan Kita Ramadhan mungkin akan berlalu, tapi semoga semangatnya tetap hidup dalam diri kita. Di detik-detik terakhir ini, berdoalah agar semua ibadah kita diterima, dan semoga Allah memberi kesempatan untuk bertemu dengan Ramadhan berikutnya dalam keadaan lebih baik.


Semoga kita termasuk orang-orang yang sukses meraih takwa dan bisa merayakan Idul Fitri dengan hati yang bersih. Aamiin. Oleh : Muhammad Said Fadhori, S.Pd.I


In


Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)